Kamis, 28 Januari 2010

Diberkatilah Orang yang Mengandalkan Tuhan

Yeremia 17:7 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

Ada dua hal yang harus kita lakukan untuk memperoleh berkat Tuhan menurut ayat ini, yaitu mengandalkan Tuhan dan menaruh harapan hanya kepada Tuhan. Ada banyak orang yang ingin diberkati tetapi tidak mengandalkan Tuhan. Mereka lebih mengandalkan kepintaran dan kehebatannya, akibatnya yang ada adalah kekecewaan demi kekecewaan. Orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri atau dengan kata lain mengandalkan manusia akan senantiasa hidup dalam kutuk. Itu dapat kita lihat pada ayat di bawah:

Yeremia 17:5-6 Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.

Orang yang hidup dalam kutuk akan senantiasa mengalami stress. Bahkan bila stress ini terus berlanjut, maka tidak jarang akan mengambil tindakan nekat seperti bunuh diri. Mengapa? Itu karena hidup mereka senantiasa kekeringan, tidak mendapat penghiburan dari Tuhan. Keadaan baik dan pemulihan yang mereka harapkan tidak kunjung terjadi. Itulah suasana hidup dalam kutuk.


Tetapi akan berbeda bagi orang yang mengandalkan dan menaruh harapannya kepada Tuhan. Mereka tidak akan pernah stress. Walau mereka banyak pikiran, mereka tidak akan tertekan karena akan mendapat penghiburan dari Tuhan. Itu dapat kita lihat pada ayat di bawah:

Mazmur 94:19 Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku.

Penghiburan dari dunia tidak akan sama dengan penghiburan yang berasal dari Tuhan. Penghiburan dari dunia terbatas dan hanya bertahan sebentar karena tidak mempunyai kekuatan di dalamnya, tetapi penghiburan dari Tuhan akan meyentuh hati yang paling dalam dan mendatangkan damai sejahtera yang membangkitkan kekuatan kita untuk bangkit.

Oleh sebab itu, apabila ada di antara kita saat ini ada yang merasa stress dan tertekan, mari kita koreksi diri kita apakah kita mengandalkan Tuhan apa tidak. Jika kita sedang mengalami stress dan perasaan tertekan itu artinya kita tidak mengandalkan Tuhan. Hati-hatilah karena kutuk sudah menanti. Berpalinglah kepada Tuhan dan andalkanlah Dia. Tuhan tidak menolak jika kita datang kepada-Nya. Justru Tuhan senang jika kita menyerahkan beban hidup kita kepada-Nya. Itu dapat kita lihat pada ayat di bawah:

Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Ketika kita mengandalkan Tuhan, itu sama dengan kita mendekatkan diri pada sumber berkat itu yaitu Tuhan. Jadi, jika kita sudah dekat dengan sumber berkat, apalagi yang harus kita kuatirkan? Oleh sebab itu, mari datang kepada Tuhan dan mengandalkan serta berharap kepada-Nya. Maka Ia yang merupakan sumber berkat akan mencurahkan berkatnya dan tidak akan membiarkan kita mengalami kekeringan. Tuhan Yesus memberkati.

Amin.

Sumber : http://www.renungan-kristen.com/index.php/component/content/214?task=view

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar